Pedulikah Anda ??!! - Longsor di Kec Cempaka Kab Cianjur

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Pedulikah Anda ??!! - Longsor di Kec Cempaka Kab Cianjur

Post by Damhuri on Wed 19 Nov - 21:27

Korban longsor Cianjur 15 jiwa


Indonesia
Longsor terjadi di Kabupaten Cianjur, sekitar 200 km dari Jakarta
Sekitar 15 orang dilaporkan tewas dalam bencana longsor yang disebabkan hujan lebat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Laporan-laporan awal menyebutkan baru 1 mayat yang berhasil ditemukan dari timbunan longsor yang terjadi sekitar 200 km dari ibukota Jakarta.

Dan hari ini pencarian korban masih berlanjut sementara 300-an warga diungsikan ke sekolah dasar setempat dan kantor desa.

Belasan lainnya belum ditemukan, diduga tertimbun tanah saat mereka berada dirumah
Maman Suparman, Sekretaris Camat Cempaka

Di tempat lainnya luapan air Sungai Cikondang telah menyebabkan puluhan rumah hanyut walau sejauh ini belum ditemukan korban jiwa.

Redaktur Harian Pikiran Rakyat, Bambang Priambodo, mengatakan kepada BBC Siaran Indonesia bahwa tempat lokasi bencana longsor masih sulit untuk dicapai.

Dia menambahkan laporan dari tempat kejadian yang mereka terima sejauh ini menyebutkan longsor yang terjadi Kamis malam itu disebabkan oleh hujan lebat.

Sekretaris Camat Campaka, Maman Suparman, yang dihubungi Pikiran Rakyat Jumat mengatakan proses pencarian warga yang hilang dilakukan dengan melibatkan petugas kepolisian dan TNI.

"Baru satu korban meninggal yang ditemukan. Belasan lainnya belum ditemukan, diduga tertimbun tanah saat mereka berada dirumah," kata Maman Suparman kepada PR.

Selain belasan warga hilang, longsor ini juga menyebabkan 34 rumah warga tertimbun tanah dan 54 rumah terancam longsor lanjutan.

Sumber Berita : BBCIndonesia.com


Mengungsi Ke sekolah
Metrotvnews.com, Cianjur: Sudah tiga hari ini sekitar 300-an korban longsor di Desa Girimukti dan Desa Cibokor, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tinggal di pengungsian. Jumlah pengungsi diperkirakan masih bertambah karena warga yang saat ini masih tinggal di rumah, mulai khawatir akan terjadi longsor susulan seiring hujan yang masih turun dengan intensitas tinggi.

Korban longsor kini mengungsi di Gedung Sekolah Dasar Kancana Sari. Warga mengungsi dengan perbekalan seadanya. Longsor yang terjadi pada malam hari, 13 November silam, membuat warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka.

Gayah adalah salah satu dari ratusan korban longsor yang ikut mengungsi. Wanita asal Kampung Pamoyanan, Desa Cibokor, ini mengungsi bersama suami dan satu anaknya. Gayah hanya sempat membawa pakaian di badan saja. Maklum, longsor itu tidak hanya merusak rumahnya, tapi juga kebun karet yang selama ini menjadi sumber mata pencaharian keluarga. Saat ini Gayah hanya bisa mengharapkan bantuan dari dermawan.

Gayah belum tahu sampai kapan ia akan tinggal di pengungsian. Yang lebih menyedihkan, ia juga tidak tahu akan pindah ke mana. Rumah yang menjadi tempat berlindung selama ini, kini, sudah rusak tertimbun longsor.

Di bagian lain, setelah sempat dihentikan, pencarian terhadap korban longsor di Kampung Nyalindung, Desa Girimukti, Kecamatan Campaka, Cianjur, kembali dilakukan pagi tadi. Hingga berita ini dibuat, sudah dua orang korban ditemukan.

Menurut petugas tim pencari dan penyelamat (SAR), pencarian korban akan dilakukan hingga hari ke-tujuh. Untuk saat ini, wilayah Campaka, berstatus bahaya longsor. Karenanya, warga diimbau untuk segera mengungsi. Setelah itu, kemungkinan besar, pemerintah setempat akan merelokasi warga di Kecamatan Campaka.(DSY)



PMI mendirikan sekolah darurat
Senin, 17 November 2008 14:11 WIB

Metrotvnews.com, Cianjur: Palang Merah Indonesia (PMI) mendirikan sekolah darurat di tenda-tenda pengungsian di Kecamatan Campaka, Cianjur, Jawa Barat. Sekolah darurat ini didirikan untuk kegiatan belajar mengajar pada korban longsor di Cianjur.

Hari ini, sekolah darurat belum mengadakan kegiatan belajar mengajar sepenuhnya karena belum datangnya bantuan, berupa buku dan alat tulis. Alhasil, para guru dan sukarelawan PMI hanya mengumpulkan anak-anak untuk bercerita dan mengajak mereka bernyanyi dan menari bersama.

Jumlah anak yang ditampung sekolah darurat ini mencapai 200 orang dari dua sekolah dasar setempat yang terkena longsor. Anak-anak ini terlihat terhibur atas didirikannya sekolah darurat PMI tersebut.(DSY)


Terakhir diubah oleh Damhuri tanggal Wed 19 Nov - 21:33, total 1 kali diubah

_________________
Perlahan Tapi Pasti Cianjur Rumahku
Tak ada yang dapat membendung arti Brotherood sebenarnya

Damhuri
Admin

Male Jumlah posting : 168
Age : 53
Lokasi : : Cianjur - Jakarta - Tangerang
Pekerjaan/ Hobi : : Bikers
Registration date : 29.07.06

Lihat profil user http://cianjurtiger.goodforum.net

Kembali Ke Atas Go down

KORBAN LONGSOR CIANJUR MENGELUHKAN JATAH MAKAN

Post by Damhuri on Wed 19 Nov - 21:30



Sabtu, 15 November 2008 12:04 WIB

Metrotvnews.com, Cianjur: Para pengungsi korban banjir disertai longsor di Cibeber dan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, nasibnya cukup mengenaskan. Di tempat pengungsian korban longsor di SMP Negeri 3 Cibokor, Cibeber, para korban longsor tidur beralaskan tikar di empat ruang kelas di sekolah tersebut. Mereka hanya mendapat jatah makan dua kali dalam sehari, pagi dan sore. Mereka mengeluhkan jatah makan itu.

Sebetulnya dapur umum sudah dibuat di sekitar lokasi pengungsian. Namun, pasokan makanan seringkali terlambat untuk mencukupi 100 orang lebih yang berada di lokasi pengungsian di SMP Negeri 3 Cibokor.

Di antara korban longsor terdapat Rukiyah, 56 tahun. Ia mengungsi bersama suaminya, Dodoy, 53 tahun, dan kedua anaknya, Ainah, 14 tahun, dan Aldi, 7 tahun. Mereka saat ini tidak memiliki harta benda apa pun. Saat longsor Rukiah dan keluarganya lebih mengutamakan keselamatan diri ketimbang harta benda. Rumah mereka di Dusun Nyalindung, Desa Girimukti, Kecamatan Campaka, hancur terseret longsor.

Korban lain bernama Neneng. Ia mengungsi bersama kedua anaknya, Lasti dan Pahla. Ia juga harus mengungsi di SMP Negeri 3 Cibokor. Neneng sangat sedih karena kehilangan dua kakaknya beserta empat keponakannya.

Meskipun digunakan untuk menampung para pengungsi, aktivitas belajar-mengaja di SMP Negeri 3 Cibokor tidak diliburkan. Jumlah pengungsi di lokasi ini berkisar 100 orang dari total 300 jiwa pengungsi korban longsor Cianjur.(DOR)

_________________
Perlahan Tapi Pasti Cianjur Rumahku
Tak ada yang dapat membendung arti Brotherood sebenarnya

Damhuri
Admin

Male Jumlah posting : 168
Age : 53
Lokasi : : Cianjur - Jakarta - Tangerang
Pekerjaan/ Hobi : : Bikers
Registration date : 29.07.06

Lihat profil user http://cianjurtiger.goodforum.net

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pedulikah Anda ??!! - Longsor di Kec Cempaka Kab Cianjur

Post by Damhuri on Wed 19 Nov - 21:44

Jumlah Pengungsi Terus Bertambah
Wednesday, 19 November 2008
CIANJUR (SINDO) – Jumlah korban longsor di tempat pengungsian di Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur,terus bertambah.

Hingga kemarin,diperkirakan mencapai 1.700 jiwa dari 400 kepala keluarga (KK). Jumlahnya masih fluktuatif karena banyak pengungsi yang tidak menetap di barak-barak penampungan di SMPN 3 Cibokor dan SDN Kancanasari.

”Kami cukup kesulitan memberikan jumlah data valid pengungsi.Sebab,masih ada warga yang kerap berpindahpindah tempat.Yang jelas, hingga kini mencapai sekitar 1.700 jiwa,”ujar Camat Cibeber Arif Purnawan,kemarin. Arif menuturkan,pengungsi yang ditampung di SMPN 3 Cibokor mencapai 919 orang. Mereka berasal dari lima kampung di Desa Cibokor, yakni Nyampai, Ciketan, Narogong, serta dua wilayah RT di Kampung Cihanjuang.

”Jumlah pengungsi yang ditampung di SMPN 3 Cibeber terus bertambah karena banyak warga yang tinggal di daerah rawan bencana dievakuasi ke tempat penampungan,” ungkapnya. Mengenai kebutuhan logistik maupun medis bagi para pengungsi, menurut Arif, hingga kini masih mencukupi. Semua bantuan telah dikoordinir Pemkab Cianjur. ”Hingga beberapa pekan ke depan,stok logistik dan medis masih mencukupi,” katanya.

Arif mengatakan,yang paling dibutuhkan para pengungsi adalah sayur-mayur. ”Banyak pengungsi mengeluhkan menu makanan. Mereka minta ada sayur-mayur agar menu makanan bervariasi,” imbuhnya.

Di kamp penampungan Desa Girimukti,Kecamatan Campaka, sejumlah pengungsi mulai sakit.Dari data di posko kesehatan Balai Desa Girimukti, pada Senin (17/11) jumlah pengungsi yang berobat sebanyak 120 orang.Hingga pukul 12.00 WIB kemarin,jumlah pengungsi berobat tinggal 64 orang.

”Kebanyakandarimereka mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA),diare, lemas, pegal-pegal, serta radang selaput mata,”kata dokter jaga posko kesehatan Balai Desa Girimukti,dr Yusmas. Salah seorang pengungsi bernama Kodir, 60, terpaksa dirujuk ke RSUD Cianjur karena mengalami diare akut. Untuk sementara, stok kebutuhan medis di Balai Desa Girimukti tidak ada masalah.

Pada hari kelima,pencarian tiga korban di Kampung Nyalindung, Desa Girimukti, Kecamatan Campaka terpaksa dihentikan kembali karena lokasi diguyur hujan lebat. Tiga korban yang masih dicari adalah Piah, 3; Oko, 60; dan Hilma,1,5. Pamong Search and Rescue (SAR) Kwarcab Pramuka Kabupaten Cianjur Djuli Selamet mengatakan, hujan lebat yang terus mengguyur dalam beberapa hari terakhir membuat pencarian tidak mungkin dilanjutkan.

”Sekitar pukul 13.00 WIB pencarian terpaksa dihentikan kembali. Hujan deras menyulitkan tim gabungan mencari tiga korban yang disinyalir masih berada dalam timbunan longsor,” ujarnya. Meski demikian, pencarian akan dilanjutkan hari ini hingga 14 hari sejak pencarian hari pertama. Dalam pencarian, dikerahkan tiga anjing pelacak dari Satuan Hewan Polisi (Satwan Pol) Mabes Polri.

”Memang, saat ini di lokasi mulai tercium bau bangkai yang menyengat.Tapi bukan berarti itu adalah bangkai manusia.Mungkin saja bangkai hewan ternak milik warga yang ikut terkubur,”ujarnya. Sementara itu,Kepala Desa Girimukti Daman membantah isu dugaan broker dalam pendistribusian bantuan bagi para pengungsi di Balai Desa Girimukti.

”Memang ada isu seperti itu, tapi itu tidak benar dan tidak ada.Tidak pernah ada calo dalam pendistribusian segala bantuan dari para donatur,” ujar Daman. Daman mengimbau donatur yang akan memberikan bantuan untuk menyumbang langsung ke kantor desa atau panitia. ”Kami hanya menyarankan agar pendistribusian bantuan logistik bagi para pengungsi diserahkan langsung kepada aparat desa atau panitia,”katanya.

Belajar di Tenda

Meski bangunan SDN Cisaat, Desa Cibokor,Kecamatan Cibeber tidak bisa dipakai untuk kegiatan belajar mengajar (KBM),namun para murid tetap semangat menuntut ilmu. Saat ini mereka terpaksa belajar di tenda-tenda peleton dengan fasilitas ala kadarnya. Asep Suherman, guru kelas 5 SDN Cisaat, mengatakan, KBM di SDN Cisaat terpaksa dipindahkan ke tendatenda darurat karena bangunan terancam longsor.Diketahui, siswa di SDN Cisaat berjumlah 180 orang.

”Sehari sejak terjadinya bencana, pelaksanaan KBM dipindah ke tenda-tenda peleton yang telah disediakan,” ujarnya. Hal serupa juga dialami sebagian siswa SMPN 3 Cibokor yang terpaksa belajar di tenda peleton di lapangan olahraga sekolah. Hal itu terjadi karena sebagian ruang kelas di SMPN 3 Cibokor dan SDN Kancanasari dijadikan tempat penampungan sementara ribuan pengungsi.

Selain itu, para siswa SDN Kancanasari belajar di sebuah masjid,karena ruang kelas menjadi penampungan pengungsi. Kondisi berbeda terjadi di Desa Girimukti, di mana anak-anak sekolah mogok belajar.Mereka merupakan korban longsor di Kampung Bonang dan Nyalindung.

Di Kampung Bonang terdapat 43 siswa dan di Kampung Nyalindung sebanyak 50 orang. Mereka beralasan mogok belajar karena kurangnya fasilitas penunjang belajar seperti alat tulis dan peralatan lain. ”Saya juga pengen belajar, tapi tidak ada peralatan belajar, jadi malas pergi ke sekolah,” kata Wahyu,murid kelas 5.

Kepala Desa Girimukti Daman membenarkan hal itu. Sejak dua hari terakhir, para siswa mogok belajar dengan alasan tidak ada peralatan. ”Padahalkamitelahmenyiapkan ruangan belajar di SDN Susukan II, tapi ternyata mereka tidak mau,”katanya. (ricky susan)

_________________
Perlahan Tapi Pasti Cianjur Rumahku
Tak ada yang dapat membendung arti Brotherood sebenarnya

Damhuri
Admin

Male Jumlah posting : 168
Age : 53
Lokasi : : Cianjur - Jakarta - Tangerang
Pekerjaan/ Hobi : : Bikers
Registration date : 29.07.06

Lihat profil user http://cianjurtiger.goodforum.net

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pedulikah Anda ??!! - Longsor di Kec Cempaka Kab Cianjur

Post by indra basudewa on Tue 6 Jan - 15:44

Alhamdulillah beh...CTC partisipasi dan berangkat ke lokasi ikut membantu dan memberikan sumbangan semaksimal teman-teman bisa lakukan....salam

indra basudewa
Admin

Male Jumlah posting : 8
Age : 49
Lokasi : : TGR-CJR-TGR
Pekerjaan/ Hobi : : Sport and Touring
Registration date : 02.06.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pedulikah Anda ??!! - Longsor di Kec Cempaka Kab Cianjur

Post by Sponsored content Today at 14:57


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik