Esok Kamis, Radikal Yahudi Akan Serang Al-Aqsha!!!

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Esok Kamis, Radikal Yahudi Akan Serang Al-Aqsha!!!

Post by Damhuri on Wed 2 Aug - 16:21

http://www.infopalestina.com/lihatberita.asp?id=5720

Esok Kamis 3 Agustus 2006, Kelompok Radikal Yahudi Akan Serang Al-Aqsha!!!

COMES – Al-Quds (terjajah): Mahkamah Agung (MA) Zionis Israel Selasa kemarin (1/Cool mengeluarkan keputusan, yang mengizinkan anggota gerakan teroris “Penjaga Gunung Haikal” memasuki Masjid al-Aqsha pada hari Kamis 3/8/2006 besok, untuk memperingati hari Kehancuran Haikal yang mereka klaim berada di bawah reruntuhan Masjid al-Aqsha.
Keputusan MA ‘Israel’ ini dikeluarkan bertepatan dengan kesiapan beberapa kelompok radikal Yahudi untuk menyerang secara bersama-sama Masjid al-Aqsha al-Mubarak pada hari Kamis besok. Mereka berniat membuat slogan-slogan keagamaan Yahudi di pelataran masjid dalam rangka memperingati hari ke sembilan dari penghancuran Haikal.
Sebelumnya organisasi-organisasi Israel yang telah siap menyerang Masjid al-Aqsha ini telah mengajak dan melakukan mobilisasi massa dengan jumlah yang besar untuk melakukan aksi demo di dinding al-Burraq yang nantinya akan menyeberang melewati pintu al-Mugharabah pada hari Kamis besok, dibawah kawalan ketat kepolisian Israel.
Pada saat yang sama organisasi Zionis yang lain akan mengadakan apel akbar pada sore hari Rabu ini (2/Cool daam rangka menyambut hari penghancuran Haikal.
Acara ini diadakan untuk mengikat hati sebagian besar warga Israel agar dapat bergabung dengan acara besoknya. Pada saat yang sama Israel merealisasikan rencana mereka membangun Haikal yang ketiga.
Untuk itu, televisi resmi Israel akan mempublikasikan acara ini, terutama channel 10 yang akan menampilkan film dokumenter tentang pembangunan Haikal ketiga. Dengan acara ini mereka berharap hari Penghancuran Haikal yang jatuh pada hari esok Kamis dapat dihadiri oleh sebanyak mungkin massa dan keikutsertaan rakyat secara merata.
Di pihak lain, Al-Aqsha Foundation mengingatkan bahayanya keputusan MA Israel, yang mengizinkan gerakan Penjaga Haikal memasuki Masjid al-Aqsha pada hari Kamis besok. Lembaga ini juga mengingatkan tentang bahaya yang akan ditimbulkan akibat masuknya yahudi radikal ke dalam masjid. Lembaga memandang keinginan untuk membangun kembali Haikal ketiga hanyalah mitos belaka. Rencana tersebut lahir dari proyek Zionis untuk menguasai al-Aqsha secara mutlak.
Al-Aqsha Foundation menegaskan, pihaknya akan mengerahkan ribuan kaum muslimin setiap harinya melalui kampanye yang diberi nama ‘Demo al-Bayariq’ dalam menjaga kehormatan Masjid al-Aqsha al-Mubarak.
Beberapa organisasi Zionis seperti, Gerakan Untuk Sinagog, Gerakan Revava dan al-Sanhedrin suatu gerakan yang sedang memegang pucuk pimpinan keagamaan Yahudi.selain itu gerakan Ottzumah (kuat), Gerakan Penjaga Tempat Ibadah dan Forum Nihlal (gerakan untuk tanah Israel raya). Semua gerakan Zionis di atas bekerja untuk mewujudkan Haikal ketiga yang diklaim berada di bawah Masjid al-Aqsha.
Mereka telah mengumumkan kepada seluruh warga pemukim Yahudi agar berkumpul pada hari Kamis besok di area al-Buraq (Tembok Ratapan) yang berada disamping pintu al-Mugharabah pada jam 8.30 pagi waktu setempat. Setelah itu mereka akan masuk secara bersama-sama ke area al-Haram (terlarang bagi non muslim) dari Masjid al-Aqsha untuk menyampaikan slogan maupun jargon-jargon agama Yahudi di pelataran al-Aqsha.
Dalam salah satu ajakannya mereka mengatakan, “Sampai saat ini kaum muslimin masih menguasai al-Haram al-Quds atau Jabal Ma’bad (sinagog) dan melakukan penodaan terhadap tempat suci kita. Telah tiba masanya Jabal Ma’bad berada dibawah kekuasaan Israel secara penuh, untuk melakukan ibadah Yahudi secara bebas, persis seperti hari ini.”
Untuk menarik simpati sebagian besar Zionis agar bergabung dalam aksinya besok, salah satu organisasi Yahudi Forum Nihlal menyebutkan, “Menurut keyakinan kaum muslimin, siapa yang bisa menguasai Masjid al-Aqsha, maka ia akan dapat menguasai seluruh tanah Israel,” cetusnya.
Mereka juga mengait-ngaitkan peringatan hari kehancuran Haikal dengan apa yang terjadi di Libanon. Mereka menyebutkan meletusnya perang dengan Libanon bersamaan dengan hari “Mesir” yaitu hari pertama dari tiga pekan pengepungan al-Quds dan Haikal yang berakhir dengan dihancurkannya Haikal oleh kaum muslimin. Demikian menurut catatan sejarah mereka yang telah diselewengkan.
Menjelang hari-hari terakhir peringatan hari “Penghancuran Haikal” kelompok-kelokpok radikal Yahudi telah menginformasikan hal ini secara luas, melalui pamplet full color, makalah-makalah, brosur-brosur atau mengadakan pertemuan-pertemuan untuk pembagian tugas guna menyukseskan rencana mereka menyerang Masjid al-Aqsha al-Mubarak.
Sehari sebelumnya, tepatnya hari ini, mereka mengadakan acara peringatan “Kehancuran al-Aqsha, dengan melakukan demontrasi di sekitar distrik Kota Tua dan pintu al-Asbath untuk mempublikasikan “Peringatan Penguasaan Israel secara total wilayah al-Haram al-Quds serta pentingnya pembangunan Haikal yang ketiga.
Untuk menyambut janji Israel (pembangunan Haikal ketiga), organisasi wanita yahudi (Nisa al-Akhdlar) mengadakan demonstrasi besar-besaran di hadapan pintu Khulah, tembok al-Aqsha bagian selatan, diikuti oleh sejumlah anggota Dewan Knesset dan kaum agamawan yahudi. Mereka juga mengajak untuk melakukan ritual khusus untuk berdirinya Haikal Sinagog. Itu menunjukan betapa sangat rakusnya mereka merealisasikan rencana pembangunan Haikal Ketiga di bawah Masjid al-Aqsha.
Di samping itu, televisi-televisi Israel telah menyebarkan informasi ini ke seluruh wilayah Israel. Demikian juga dengan harian Israel, Hatsufah mengiformasikan dialog interaktif tentang Haikal ketiga di televisi tersebut. Sementara TV channel 10, pada malamnya akan menayangkan film dokumenter tentang Haikal ketiga, mencakup masalah pembangunannya. Koran itu menyebutkan bahwa penanyangan film documenter tersebut diputar tanggal 9 Agustus (tanggalan Ibrani) yang bertepatan dengan hari keruntuhan Haikal. Harian itu juga menambahkan bahwa durasi film tersebut selama 50 menit dengan para pemain dari para pencetus pendirian, salah satunya dari kalangan rohaniawan dan kalangan ‘intelektual’ Zionis.
Sementara itu, Al-Aqsha Foundation yang bergerak di bidang pemakmuran tempat-tempat suci Islam, dalam pernyataannya, kemarin, Selasa (1/Cool menyatakan bahwa keputusan Mahkamah Agung Israel yang mengizinkan kelompok Penjaga Gunung Haikal masuk ke masjid Al-Aqsha pada Kamis (3/Cool adalah sangat berbahaya. “Adalah keputusan yang sangat berbahaya telah dikeluarkan oleh Mahkamah Agung Zionis berkenaan dengan perizinan kelompok radikal Yahudi ‘Penjaga Gunung Haikal’ masuk ke Masjid Al-Aqsha,” demikian salah satu bunyi pernyataan itu yang dikutip oleh koresponden COMES di Al-Quds (terjajah).
“Tidaklah mengherankan apa yang sekarang ini dipahami oleh organisasi-organisasi Zionis Israel dengan mengail di air keruh dan pemutar-balikkan sejarah dan agama. Mereka menggunakan bahasa peringatan penghancuran Haikal untuk bisa merangsek dan menghancurkan Masjid Al-Aqsha. Terlebih-lebih sekarang ini dunia disibukkan oleh perang di Lebanon dan tidak peduli dengan apa yang dilakukan Zionis Israel terhadap tempat-tempat suci umat Islam dan Nasrani, terutama Masjid Al-Aqsha. Bahkan aksi itu mendapatkan restu dari Kepala Kepolisian Al-Quds (terjajah) Elan Franco dan penjagaan intensif dari pihak polisi Zionis Israel kapan saja,” tambah pernyataan tersebut.
Al-Aqsha Foundation menilai, dengan berdasarkan bukti sejarah dan kajian-kajian ilmiah lainnya, apa yang yang mereka klaim dengan nama ‘Haikal Ketiga’ itu hanya palsu belaka dan rekayasa semata dalam bayang-bayang rencana Zionis Israel yang integral. Lembaga ini juga mengingatkan ucapan salah seorang pemimpin Zionis, Ben Gurion yang mengatakan:”Tak ada artinya Israel tanpa Al-Quds, dan Al-Quds tak akan berarti bila tanpa Haikal.”
Masih jelas Al-Aqsha Foundation,”Kami tidak akan lengah, sekejam pun untuk membela Al-Aqsha. Kami akan galakkan terus program kami dengan memboyong jama’ah kaum muslimin dari penjuru Palestina untuk melakukan shalat berjama’ah setiap hari di masjid suci itun dan mendengarkan pengajian agama didalamnya. Ini kami lakukan sebagai wujud pembelaan kami kepada Masjid Al-Aqsha.”
Beberapa pekan sebelumnya juga disebutkan tentang rencana sejumlah kelompok radikal Yahudi itu yang dipublikasikan oleh media-media setempat, bahwa mereka telah menyiapkan rencana kampanye penyerbuan ke Masjid Al-Aqsha dengan tema ‘kampanye ribuan’. Dan puncak dari kampanye ini adalah pada Kamis, 3/8 esok yang bertepatan dengan peringatan kehencuran Haikal.
Untuk menyikapi rencana tersebut, Al-Aqsha Foundation menyerukan kepada rakyat Palestina yang didalam untuk berbondong-bondong ke Masjid Al-Aqsha pada Kamis (3/Cool menjaga masjid suci itu dari tangan-tangan kotor Zionis Israel. (AMRais/asy)

_________________
Perlahan Tapi Pasti Cianjur Rumahku
Tak ada yang dapat membendung arti Brotherood sebenarnya
avatar
Damhuri
Admin

Male Jumlah posting : 168
Age : 53
Lokasi : : Cianjur - Jakarta - Tangerang
Pekerjaan/ Hobi : : Bikers
Registration date : 29.07.06

Lihat profil user http://cianjurtiger.goodforum.net

Kembali Ke Atas Go down

Re: Esok Kamis, Radikal Yahudi Akan Serang Al-Aqsha!!!

Post by deni-CTC on Tue 15 Aug - 15:55

-----Original Message-----
From: daarut-tauhiid@yahoogroups.com [mailto:daarut-tauhiid@yahoogroups.com] On Behalf Of Bayu Gautama
Sent: Tuesday, August 08, 2006 9:54 AM
To: daarut-tauhiid@yahoogroups.com
Subject: [daarut-tauhiid] Tak Tembus Damaskus, ACT Masuk ke Amman

Banyak jalan menuju Roma, kalimat ini pantas untuk menggambarkan sulitnya perjalanan yang harus dilalui tim ACT-Aksi Cepat Tanggap dalam rangka menyampaikan bantuan kemanusiaan untuk saudara-saudara di Palestina dan Libanon. Rencana semula hendak masuk melalui Damaskus, Suriah, Tim ACT memutuskan ke Amman, Jordania. Keputusan ini diambil untuk mempersingkat jalan lantaran dua sebab, untuk masuk Jordania tidak diperlukan visa khusus, melainkan hanya visa on arrival, yakni visa yang didapatkan ketika mendarat di Bandara Amman. Kedua, jarak tempuh dari Kota Amman ke perbatasan Palestina hanya sekitar 45 menit saja.
Perjalanan ke Doha, Qatar, menempuh waktu kurang lebih 10 jam dan mendarat di Doha, hari Minggu (6/Cool pukul 06. 20 waktu Qatar. Setelah delapan jam 'terdampar' di Bandara Doha, sekitar pukul 13.45 waktu Doha, pesawat Qatar Airways pun membawa tim menuju Amman, Jordania. Seharusnya pesawat dijadwalkan berangkat pukul 12.45 waktu Qatar. Namun nampaknya urusan delay tidak hanya berlaku di Indonesia, melainkan juga di negara yang disebut-sebut negara dengan perdapatan per kapita terbesar di dunia ini.

Diawasi
Sebelumnya, ada cerita menarik ketika Tim ACT masih berada di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Sekitar pukul 22.00 ketika tim harus berpisah dengan rombongan pengantar, baik kerabat dan sahabat di ACT maupun anggota keluarga, beberapa orang muda berpakaian perlente nampak mengikuti setiap gerak-gerik anggota tim. Bahkan mereka sudah ada ketika tim dan rombongan baru tiba di Bandara Soekarno Hatta sekitar pukul 20.40 WIB. Beberapa pemuda itu juga ikut-ikutan mengambil gambar anggota tim yang akan berangkat ke Palestina. Bahkan ketika tim akan memasuki pemerikasaan imigrasi sejumlah pemuda itu masih terus mengikuti dan tak henti mengarahkan kameranya ke arah tim. Eko Yudho, salah seorang anggota tim relawan mengatakan, dirinya tahu bahwa lima pemuda itu bukanlah pelancong, melainkan orang-orang yang ditugaskan untuk mengawasi. "Saya kira sejalan dengan pernyataan Kapolri, bahwa relawan kemanusiaan yang akan ke Palestina tidak dilarang, hanya saja harus diawasi. Dan kami memandang positif apa yang mereka lakukan. Mungkin untuk memastikan missi kami berjalan lancar. Terima kasih untuk itu," terang Komandan Tim Rescue ACT itu.

Tim ACT merasa yakin bahwa lima pemuda itu bukanlah pelancong lantaran mereka bisa bebas keluar masuk gerbang keberangkatan tanpa harus melewati pemeriksaan. Jikalah mereka para pelancong yang akan ke luar negeri, tak jelas tujuan dan waktu keberangkatan mereka. Sebab, ketika Bayu Gawtama, anggota tim lainnya, minta izin untuk keluar karena orang tuanya hendak bertemu beberapa menit sebelum boarding, kelima pemuda itu berada di luar dan kembali mengambil beberapa gambar. "Termasuk gambar orang tua, abang dan adik-adik saya," ujar Gaw, panggilan akrab Public Relation ACT itu.

Diinterogasi Interpol Jordan
Missi kemanusiaan Tim ACT yang mengusung program "Food for Palestine" tak mengalami hambatan kecuali saat tiba di Bandara Amman, Jordania, Minggu (6/Cool sekitar pukul 17.20 waktu Jordania. Gaw, Eko dan Husni langsung di gelandang ke ruang imigrasi. Rupanya, interpol Jordania sudah menunggu kedatangan Tim ACT sehingga sesaat setelah mendapatkan visa on arrival, tim diminta untuk masuk ke ruang khusus pemeriksaan. Di dalamnya, dua intepol Jordania sudah menanti. Tidak kurang dari empat puluh tiga pertanyaan diajukan oleh keduanya. Mulai dari alasan masuk ke Jordania hingga pekerjaan sehari-hari. Mereka juga menanyakan apakah tim ada rencana masuk ke Palestina. Alhamdulillah, setelah hampir satu setengah jam menjalani pemeriksaan, tim pun diizinkan masuk. Mereka juga menanyakan di hotel mana tim ACT akan menginap selama di Jordan. Lagi-lagi Eko Yudho memandang positif perlakuan dua interpol tersebut, "Mungkin mereka diminta bantuannya oleh kepolisian Indonesia agar mengawasi dan melindungi kita, Insya Allah," ujarnya. Meski demikian, tim sempat kaget ketika diajukan pertanyaan, apakah ketiga anggota tim merupakan pihak keamanan - militer - dari Indonesia.
Lapor KBRI Menjadi kewajiban setiap warga negara yang berkunjung ke luar negeri untuk melaporkan kedatangannya ke kedutaan, maka pada Senin (7/Cool pagi, pukul 08.30 tim mendatangi Kedutaan Besar RI di kawasan 6th Circle di Kota Amman. Setelah diterima oleh Asep Zaenal MK, Lc, Protocol & Consular Affair KBRI, Bayu, Eko dan Husni pun dipertemukan dengan Deni Tri Basuki, Second Secretary KBRI. Pada kesempatan tersebut tim ACT menjelaskan maksud kedatangan ke Jordania.

Meski belum sempat bertemu langsung dengan Kedubes RI untuk Jordania, namun dibantu Deni Tri Basuki, tim ACT diantar untuk bersilaturahim ke beberapa lembaga kemanusiaan internasional dan lokal yang berada di Jordania. Salah satunya, tim ACT bertemu dengan para Direktur Jordania Hashemite Charity Organization (JHCO). JHCO merupakan lembaga milik Kerajaan Jordania yang mempunya concern yang sama dengan ACT, yakni menangani korban bencana di tingkat nasional dan internasional, pada fase emergency hingga recovery.

Hari Selasa (8/Cool, tim berencana bertemu dengan Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Indonesia (HMPI) di Amman, kemudian akan bertemu dengan lembaga kemanusiaan lainnya antara lain Jamiat Al Khairiyah yang berkantor di sebelah Rumah Sakit Islam Jordania. Satu lembaga lain yang akan ditemui adalah Bulan Sabit Hijau. Semua lembaga yang memiliki akses ke Palestina dicoba untuk diajak kerja sama. Karena bagaimana pun target tim ACT bisa masuk ke wilayah Palestina. Sebagai sebuah perjuangan, apa pun jalannya tetap diupayakan oleh Tim ACT. Meski pihak KBRI maupun JHCO sudah memberi tahu sulitnya menembus penjagaan ketat militer Israel. "Untuk bisa masuk, harus melewati empat kali check point militer Israel, dan rasanya itu tidak mungkin," ujar Deni. Sebenarnya, lanjut Deni, masih terdapat kemungkinan masuk ke Palestina, namun harus menggunakan visa wisata. Untuk bisa mendapatkan visa wisata, anggota tim harus berjumlah sepuluh orang. Selain itu, yang sangat disayangkan, kedatangan hanya boleh sampai di Jerussalem. Padahal, rakyat Palestina berada di Ramallah dan Tepi Barat. Wallaahu 'alam (Gaw/ACT)

Info Lapangan :
Bayu Gawtama 0815 1053 5424
0813 8103 4339

Kantor Pusat ACT :
Jl. Ir. H. Juanda no. 50
Perkantoran Ciputat Indah Permai Blok B-8
Telp : 021 741 4428
Fax : 021 742 0664
e-mail : info@aksicepattanggap.com
website : www.aksicepattanggap.com

Rekening "Food for Palestine" ACT
a.n Aksi Cepat Tanggap
BCA 676 030 3133
Mandiri 128 000 4555 808
BSM 004 011 9999
Muamalat 304 002 2915

Jemput Dana Kemanusiaan via SMS
021 7061 4482
avatar
deni-CTC

Male Jumlah posting : 7
Age : 33
Lokasi : : Pacet - Cipanas Cianjur
Pekerjaan/ Hobi : : Sport
Registration date : 01.08.06

Lihat profil user http://www.yahoo.com

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik